Minggu, 30 Oktober 2016

Dampak Perkembangan Gadget dan Media Sosial




Pada era globalisai sekarang, kehidupan manusia terus mengalami kemajuan disegala aspek. Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang diikuti oleh arus informasi membuat masyarakat lebih terbuka pada pengetahuan. Saat ini, tidak bisa dipungkiri lagi bahwa perkembangan media juga ikut berperan aktif dalam perubahan gaya hidup seseorang. Khususnya media sosial yang menawarkan beragai kemudahan dalam mengakses informasi.
Berkembangnya teknologi seperti gadget juga mendorong berkembangnya media sosial itu sendiri. Melalui gadget, media sosial menyediakan berbagai macam aplikasi khusus yang dikemas secara menarik, sehingga banyak peminatnya. Dari semua itu, ternyata banyak pengaruh dari media sosial itu sendiri, baik yang disadari maupun yang tidak disadari dalam kehidupan sehari-hari. Tak jarang media sosial justru menjadi bumerang bagi penggunanya sendiri.
Kurangnya berkomunikasi antar sesama secara langsung merupakan salah satu gaya hidup yang kini semakin terasa dan terlihat jelas karena adanya media sosial. Saat ini kebanyakan orang lebih memilih berkomunikasi melalui media sosial daripada berkomunikasi secara langsung tata muka. Dalam kehidupan sehari-hari, orang cenderung lebih asyik dengan gadget mereka masing-masing tanpa mempedulikan disekitar mereka.
Bisa kita jumpai di tempat umum misalnya di commuter line atau busway kebanyakan orang asyik menunduk. Gerakan menunduk merupakan salah satu ungkapan yang sudah tidak asing didengar akhir-akhir ini. Hal itu merupakan ungkapan dimana banyak manusia sekarang yang terlalu sibuk dengan gadget dan media sosial mereka sehingga mereka selalu menunduk dan hampir tidak peduli dan berkomunikasi dengan orang yang ada di sekitarnya bahkan yang ada di sebelahnya.
Ini terlihat seperti yang dekat menjadi jauh ketika dimana banyak orang-orang terlalu sibuk menunduk dengan gadget mereka. Mereka juga terlalu asik dengan gadget mereka sehingga seolah-olah mereka lebih membutuhkan gadget mereka daripada orang yang ada di sekitar mereka. Hal ini tentu menjadi satu keprihatinan yang mendalam bahwa media sosial membuat hidup seseorang kurang mengenal keadaan dari dunia sekitarnya. Ini membuat mereka akan lebih memiliki dunianya sendiri dan bisa melupakan tugas dan kehidupan sosial dengan teman–teman di dunia nyata.
Diperlukan kesadaran dalam penggunaan media sosial ini supaya menjadi pengguna yang bijak dan bisa  memanfaat media sosial dengan cermat. Jangan cenderung melihat sisi praktis dan efektif dari media sosial tersebut. Kita diharapkan dapat menjadi pengguna yang pintar dan harus menyesuaikan diri sebagaimana tatanan berkomunikasi secara langsung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar